Jika kesan pertama ketika
melihat seorang pria, aku merasakan jantung ini berdegub kencang tanpa alasan
yang jelas, kemudian bibir ini tertarik untuk tiba-tiba tersenyum, dan entah
darimana timbul rasa bahagia bagaikan dalam perut ini terdapat banyak sekali
kupu-kupu yang mengelitik. Maka dapat di pastikan bahwa aku sedang Jatuh Cinta.
Yaaah…walaupun saat ini
aku belum merasakannya kembali, tapi aku yakin suatu saat nanti perasaan itu
akan ku rasakan kembali oleh Pria yang tepat.
Salahkah jika saat ini aku
menolak seseorang yang memiliki perasaan kepadaku? Apakah itu artinya aku telah
menyianyiakan seseorang yang menyayangiku? Lalu, bagaimana jika aku tak
merasakan tanda-tanda “Jatuh Cinta” itu dan aku tak memiliki perasaan yang sama
kepadanya? Apa kini aku tetap salah untuk menolaknya?
Maafkan aku. Ini adalah
jalan satu-satunya agar hati masing-masing dari kita tak ada yang terluka lebih
dalam lagi.
Karena yang ku tau cinta
itu tak dapat di paksakan, dan sesuatu yang dipaksakan tidak akan berakhir
dengan baik.
Saat ini, selain belum ada
pria yang tepat yang bisa membuatku merasakan kembali tanda-tanda “Jatuh Cinta”
itu, mungkin juga karena hati ini yang masih belum siap menerima seseorang yang
baru..hehehe. Hati ini masih dalam perbaikan.
Begitu sempurnanya luka
yang diberikan oleh seseorang yang sebelumnya pernah ada di hati ini, sehingga
membutuhkan waktu yang (mungkin) lumayan lama untuk mengobatinya sendiri.
Tetapi banyak hal positif
yang aku dapat. Dengan begitu aku akan lebih berhati-hati untuk mencintai
seseorang, kelak takkan ku biarkan seseorang kembali melukai hati ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar