Rindu. kerinduan yang rasanya ingin aku salurkan lewat sebuah pelukan kehangatan, walaupun hanya untuk beberapa menit saja. Aku rindu, sangat rindu. Bolehkah khayalan ini menjadi sebuah kenyataan? bolehkah aku berharap? sebab keadaan yang saat ini tak memungkinkan kami untuk saling bertemu. ah tidak, jangankan untuk saling bertemu, kalau bertemupun kemungkinan kami untuk bertegur sapa saja aku tak tau. Ternyata sebegitu renggangnya kami.
Dengan keadaan yang telah berubah, dengan kenyataan bahwa aku bukanlah seseorang yang ada di hatinya lagi, tak membuatku menghapus namanya dalam setiap bait doa-doaku.
Hadirlah dalam mimpiku malam ini, bersama dengan dekap hangatmu yang begitu nyata. Karna kini, aku begitu merindukanmu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar