Dia memang
tampan, pintar bergaul, dan terlihat seperti sosok laki-laki yang sangat
berwibawa. Dia sosok yang terlihat sempurna. Di mataku. Atau di mata para
wanita lain. Dia adalah sosok laki-laki yang dulu pernah ku cintai, namun tak
pernah ku sampaikan. Mungkin bisa disebut ‘cinta dalam diam’? mungkin. Awalnya
tak seorangpun yang tau bahwa aku mencintainya, karna entah mengapa aku tak ingin orang lain tau. namun aku tetap lah remaja yang masih membutuhkan nasehat, sehingga akhirnya ku ceritakan namun hanya pada sahabat dan teman terdekatku. Kurasa sudah cukup untuk
penantian selama hampir 3 tahun lamanya ini :’), aku menangis-nangis karenanya,
sesak dan sedih karenanya, kurasa cukup. tetapi bukan berarti karena aku putus asa dan
menyerah. Ku akui memang
tidak mudah untuk melupakan seseorang yang sudah kita nanti-nanti hampir 3
tahun lamanya, tapi kalau aku terus terpuruk dengan cinta yang tidak memberikan
kepastian, tetap tidak berusaha menghilangkan rasa itu, aku-pun harus berpikir
bahwa..
Dia mungkin
memang sosok yang terlihat sempurna, tapi nyatanya dia tidak benar-benar
terlihat sempurna lagi jika hatinya tidak untuk kita.
Dia mungkin
memang sosok yang terlihat sempurna, tapi belum tentu dia mau berkorban untuk
kita seperti seseorang yang benar-benar mencintai kita.
Dia mungkin
memang sosok yang terlihat sempurna, tapi belum tentu dia akan membalas
perasaanmu..jangankan membalas, cukup peka akan perasaan kita saja rasanya
masih menjadi tanda tanya besar :’)
Masa lalu adalah sebuah pembelajaran, maka dari itu aku belajar dari
pengalamanku. Dari cinta 3 tahunku. Yang telah mengajarkanku tentang pahit
dan manisnya cinta yang aku simpulkan sendiri. karna hingga kini, dia-pun tak mengetahui perasaan yang telah terpendam selama hampir 3 tahun ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar