SOFTSKILL KOMUNIKASI BISNIS
DASAR KOMUNIKASI DAN KOMUNIKASI BISNIS
DISUSUN OLEH:
Nama :
Setiana Putri Wulandari
NPM :
1C214761
Kelas :
4EA08
Mata Kuliah : Komunikasi Bisnis
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Komunikasi
antara manusia satu dengan manusia lainnya menunjukkan bahwa manusia merupakan
makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain. Oleh karena itu,
komunikasi sangatlah diperlukan. Tidak akan mungkin seorang manusia dapat hidup
normal tanpa berkomunikasi.
Pada
sebuah organisasi bisnis, komunikasi merupakan sebuah elemen penting yang
sangat dibutuhkan. “ Effective Communication Is The Lifeblood Of Every
Organization And A Key To Success In Your Business Career As well As in Your
Personal Life. “ (Murphy and Peck, 1980:3). Artinya komunikasi
merupakan “darah sebagai sumber kehidupan” bagi setiap organisasi dan merupakan
kunci sukses dalam karir bisnis dan kehidupan pribadi seseorang [3].
Kegiatan
komunikasi dalam suatu organisasi sangat diperlukan karena berguna untuk saling
bertukar ide/gagasan, memberikan informasi hingga berkoordinasi dalam membuat
sebuah keputusan. Bahkan diantara staff-staff dalam suatu organisasi juga
diperlukan adanya komunikasi, baik itu dengan pimpinan maupun bawahan.
Sedangkan diluar organisasi tersebut, diperlukan juga adanya komunikasi antara
staff organisasi dengan konsumen, masyarakat maupun organisasi lainnya.
Komunikasi
bisnis merupakan hal yang penting dalam sebuah organisasi. Hal itu digunakan
untuk memberikan instruksi kerja, memimpin dan menghadiri rapat, wawancara
calon karyawan, presentasi bisnis hingga menyusun laporan bisnis. Tidak hanya
komunikasi lisan, bentuk komunikasi tertulis juga sangat diperlukan.
Oleh sebab itu,
dengan meningkatkan efektivitas komunikasi bisnis secara tepat maka akan
didapatkan beberapa keuntungan diantaranya membawa dampak positif pada
keberhasilan usaha bisnis serta mampu menunjang karir para eksekutif dan staff
suatu organisasi / perusahaan.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan
latar belakang diatas maka didapatkan beberapa rumusan masalah antara lain:
1)
Apa pengertian dan cakupan komunikasi?
2)
Apa unsur-unsur dalam komunikasi?
3)
Bagaimana bentuk dasar dari komunikasi?
4)
Bagaimana bisnis dalam pandangan
komunikasi?
1.3 Tujuan
Paper ini
bertujuan untuk:
1)
Memberikan penjelasan mengenai
pengertian dan cakupan komunikasi.
2)
Memberikan penjelasan mengenai
unsure-unsur dalam komunikasi.
3)
Memberikan penjelasan mengenai bentuk
dasar dari komunikasi.
4) Memberikan
penjelasan mengenai bisnis dalam pandangan komunikasi.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian dan Cakupan Komunikasi
2.1.1 Pengertian Bisnis
Secara
umum pengertian komunikasi
adalah proses pengiriman (sending) dan penerimaan (receiving) pesan atau berita
(informasi) antara dua individu atau lebih dengan cara yang efektif sehingga
pesan yang dimaksud dapat dipahami. Sedangkan pengertian komunikasi menurut
para ahli, yakni sebagai berikut:
Menurut Mr.
Carl I. Hovland bahwa pengertian
komunikasi sebagai proses komunikator memberikan stimulan yang umumnya
terdiri atas lambang lambang bahasa (verbal atau non-verbal) sehingga
terjadinya perubahan tingkah laku penerima/orang lain. Komunikasi juga diaggap sebagai salah satu bentuk seni,
yaitu seni
(art) dalam menyampaikan (to express) informasi, ide dan
sikap seseorang kepada orang lain (Mr.
Edwin Emergy). Sedangkan (Mr. Theodorson) memperlebar pengertian
komunikasi kepada wilayah ide dan emosi yaitu penyebaran informasi, ide-ide
sebagai sikap atau emosi dari satu individu kepada individu lain terutama
melalui simbol simbol.
Jadi, komunikasi adalah salah satu
bentuk seni dalam proses komunikator atau proses menyampaikan informasi kepada
orang lain dengan maksud bahwa proses tersebut bertujuan untuk pesan yang
dimaksud dapat dipahami.
2.1.2
Cakupan Komunikasi
Ada lima komponen yang penting untuk diperhatikan dalam
proses komunikasi, yaitu:
1) Pengirim pesan (sender atau komunikator)
2) Pesan yang dikirimkan (message)
3) Bagaimana pesan tersebut disampaikan
(delivery channel atau media)
4) Penerima pesan (receiver atau komunikan)
5) Umpan balik (feedback) atau effect.
Kelima
komponen penting yang harus diperhatikan dalam proses komunikasi diatas tidak
hanya berlaku untuk komunikasi bisnis, tetapi dalam dunia pendidikan kelima
komponen tersebut juga penting untuk diperhatikan. Hal itu diperlukan untuk
mencapai sebuah tujuan belajar yang diharapkan melalui komunikasi yang efektif.
Komunikasi yang efektif dalam pembelajaran banyak ditentukan oleh keaktifan
selama proses belajar berlangsung yaitu adanya bentuk komunikasi dalam bentuk
timbal balik berupa pertanyaan dan jawaban pertanyaan dari sebuah proses
belajar mengenai topik tertentu yang dibahas dalam proses belajar tersebut.
2.2 Unsur-unsur
Dalam Komunikasi
Terdapat beberapa unsur komunikasi,
antara lainnya adalah :
1) Komunikator
Komunikator
merupakan pihak yang bertindak sebagai pengirim pesan dalam proses komunikasi.
Dengan kata lain, komunikator adalah seseorang atau sekelompok orang yang
memiliki inisiatif untuk menjadi sumber dalam sebuah hubungan atau interaksi.
Komunikator
tidak hanya berperan sebagai pengirim pesan saja. Akan tetapi juga memberikan
sebuah respon atau tanggapan dan menjawab dari proses komunikasi yang sedang
berlangsung. Baik itu secara langsung maupun tidak langsung.
2) Pesan atau Informasi
Pesan
atau informasi merupakan keseluruhan apa yang disampaikan oleh komunikator.
Pesan bisa berupa sebuah kata-kata, tulisan, gambaran, atau sebuah perantara
lainnya.
Pesan
ini mempunyai inti, yaitu mengarah pada usaha untuk mengubah sikap dan tingkah
laku orang lain.
Inti pesan akan selalu mengarah kepada tujuan akhir
komunikasi tersebut.
3) Sarana Komunikasi atau Channel
Sarana
komunikasi atau channel dapat disebut dengan media yang digunakan sebagai
penyalur pesan dalam sebuah proses komunikasi.
Pemilihan sarana atau
media dalam proses komunikasi tergantung pada sifat berita yang akan disampaikan.
4) Komunikan atau Receiver
Komunikan
adalah sebutan bagi orang yang menerima pesan atau berita yang disampaikan oleh
komunikator. Komunikan dapat terdiri dari satu roang atau lebih dan bisa pula
dalam bentuk kelompok.
Dalam
sebuah proses komunikasi, komunikasi merupakan elemen penting karena dialah
yang menjadi sasaran komunikasi dan bertanggung jawab untuk bisa mengerti pesan
yang disampaikan dengan baik dan benar.
5)
Umpan Balik atau Feedback
Umpan
balik bisa diartikan sebagai jawaban komunikan atas pesan yang diberikan oleh
komunikator kepadanya. Pada komunikasi yang dinamis, komunikator dan komunikan
akan terus menerus bertukar peran.
6)
Dampak atau Effect
Dampak
adalah efek perbedaan yang dialami oleh komunikan sebelum dan sesudah menerima
pesan. Apabila sikap dan tingkah laku komunikan berubah sesuai dengan isi
pesan, maka komunikator telah berhasil dengan baik. Dampak
atau effect sesungguhnya dapat dilihat dari personal opinion, public opinion,
ataupun majority opinion.
Namun semua itu mengarah kepada perubahan yang terjadi pada
komunikan setelah menerima pesan yang disampaikan oleh komunikator.
2.3 Bentuk
Dasar dari Komunikasi
Komunikasi dapat terjadi dalam beberapa bentuk.
Misalnya, komunikasi tatap muka, telepon, telegram, dll. Komunikasi terbagi
menjadi 2 Jenis, yaitu:
1)
Komunikasi Verbal
Komunikasi Verbal adalah komunikasi
dalam bentuk percakapan atau tertulis. Setiap orang dalam suatu komunitas
berkomunikasi secara verbal dalam menyampaikan pesan atau informasi. Komunikasi
dilakukan dengan menggunakan kata-kata untuk menyatakan ide. Gaya dalam
berlomunikasi disesuaikan dengan situasi, dan lawan komunikasi. Penggunaan gaya
bicara sangat berpengaruh terhadap minat lawan komunikasi. Mengungkapkan pesan
verbal diperlukan keterampilan menggunakan kata-kata sederhana dan dapat dipahami
oleh lawan komunikasi.
Berbicara dan mendengarkan merupakan
bentuk komunikasi yang paling sering dilakukan. Hal ini menjadikan orang lebih
memilih berbicara daripada menulis dalam berkomunikasi. Dengan komunikasi lisan
orang dapat langsungmendapat umpan balik, sedangkan pada komunikasi tertulis
orang harus menyusun pesan, menulis , mengirim, dan menunggu tanggapan sebagai
umpan balik.
2)
Komunikasi
Nonverbal
Komunikasi nonverbal adalah kumpulan
isyarat, gerak tubuh, intonasi suara, sikap, dan sebagainya, yang memungkinkan
seseorang untuk berkomunikasi tanpa kata-kata (Bovee dan Thill, 2003:4).
Komunikasi nonvebal sering juga disebut sebagai bahasa diam (silent language). ahli antropologi
mengatakan bahwa sebelum adanya komunikasi verbal, masyarakat berkomunikasi
nonverbal melalui gerakan tubuh (body language).
Komunikasi
nonverbal sangatlah kompleks. Dimana, kita mengekspresikan apa yang ingin kita
sampaikan melalui gerakan tubuh. Maka dari itu, sebagai seorang komunikator
untuk memahami komunikasi nonverbal, kita harus memahami seluk beluk sosial
budaya nya terlebih dahulu. Karena, komunikasi baru akan terjadi secara efektif
jika kita mempunyai kesamaan makna dengan komunikan.
2.4 Bisnis Dalam Pandangan Komunikasi
Jika
melihat bisnis dan komunikasi sebagai sama-sama suatu proses sosial, kita akan
sampai pada kesimpulan bahwa komunikasi adalah bisnis dan sebaliknya, bisnis
adalah komunikasi. Artinya, pada tingkatan gejala [fenomena], antara komunikasi
dan bisnis merupakan gejala yang terintegrasi. Tidak dapat dipisah-pisahkan.
Bisnis dan
komunikasi sama-sama memulai kegiatannya dengan melakukan proses produksi.
Lebih jelasnya bisa dijelaskan sebagai berikut:
1) Dalam komunikasi, yang diproduksi
dinamakan informasi; sedangkan dalam bisnis, yang diproduksi adalah barang dan
jasa. Dalam konteks tertentu, informasi juga termasuk barang dan jasa. Misalnya
: informasi lewat surat kabar, majalah, televisi, dll.
2) Kemudian, bisnis dan komunikasi
menyampaikan produk tsb kepada pihak lain. Dalam komunikasi, pihak lain bisa
disebut communicator, audience, destination, dst.
Sementara dalam kegiatan bisnis pihak lain sering disebut konsumen, klien,
buyer, dst.
3) Komunikasi dan bisnis sama-sama
menimbulkan reaksi tertentu dan mempunyai hambatan-hambatan yang
spesifik.
Dengan cara berpikir di atas, kita
akan berusaha menjelajahi kajian-kajian yang relevan tentang hubungan bisnis
dengan komunikasi. Ada tiga kajian yang dapat ditelaah:
1) Kajian tentang kegiatan bisnis dari
perspektif komunikasi. Bagaimana sudut pandangan komunikasi menerangkan gejala
bisnis.
2) Kajian tentang kegiatan komunikasi
dari perspektif bisnis. Bagaimana sudut pandang bisnis dalam menerangkan
kegiatan komunikasi. Atau, secara sederhana, komunikasi sebagai bisnis.
3) Kajian tentang faktor-faktor
eksternal dari keduanya yang turut terlibat dalam proses komunikasi maupun
bisnis.
BAB
III
KESIMPULAN
Komunikasi dapat
dikatakan sebagai salah satu bentuk seni dalam proses komunikator atau proses
menyampaikan informasi kepada orang lain dengan maksud bahwa proses tersebut
bertujuan untuk pesan yang dimaksud dapat dipahami. Terdapat 5 komponen penting
pada cakupan komunikasi, dimana komponen penting ini harus diperhatikan dalam proses
komunikasi.
Dalam komunikasi terdapat 6 unsur, diantaranya; komunikator,
pesan, sarana komunikasi, komunikan, umpan balik, dampak. Bentuk-bentuk
Komunikasi ada 2 yakni : Komunikasi Verbal yang digunakan untuk menyampaikan
pesan-pesan kepada pihak lain melalui lisan maupun tulisan. Dan Komunikasi Non
Verbal yang digunakan dalam menyampaikan pesan dengan menggunakan bahasa/gerak
tubuh.
Jika melihat bisnis dan komunikasi sebagai sama-sama suatu
proses sosial, pada tingkatan gejala [fenomena], antara komunikasi dan bisnis
merupakan gejala yang terintegrasi. Tidak dapat dipisah-pisahkan. Terdapat tiga
kajian yang dapat ditelaah, diantaranya; Kajian tentang kegiatan bisnis dari
perspektif komunikasi, Kajian tentang kegiatan komunikasi dari perspektif
bisnis, Kajian tentang faktor-faktor eksternal dari keduanya.
DAFTAR
PUSTAKA
https://sisirpatah.wordpress.com/2015/07/29/makalah-komunikasi-bisnis/
http://hariannetral.com/2014/11/definisi-dan-pengertian-komunikasi-apa-itu-komunikasi.html
http://sahabatnesia.com/unsur-unsur-komunikasi/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar