SOFTSKILL KOMUNIKASI BISNIS
Nama :
Setiana Putri Wulandari
NPM :
1C214761
Kelas :
4EA08
Mata Kuliah : Komunikasi Bisnis
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1
Latar
Belakang
Lembaga-lembaga
organisasi untuk semua jenis bisnis. Pemerintah, jasa, dan social, dihadapkan
dengan berbagai macam tugas harian seperti pemecahan masalah dan pengambilan keputusan.
Untuk semua level organisasi, mulai dari manajemen level bawah, menajemen
tingkat menengah, hingga manajemen puncak, semuanya memerlukan berbagai macam
informasi yang sangat diperlukan bagi proses pengambilan keputusan. Proses
pengembangan informasi tersebut akan menghasilkan suatu laporan.
Laporan
bisnis itu adalah suatu laporan yg memiliki sifat netral, tidak memihak,
memiliki tujuan yg jelas dan rencana penyajian fakta kepada seseorang atau
lebih untuk tujuan bisnis tertentu. Biasanya diminta oleh mereka yang memiliki
kewenangan yang lebih tinggi dan memiliki suatu tujuan tertentu.
Sedangkan
laporan singkat sering disebut juga dengan istilah laporan informal. Laporan
informal memiliki berbagai karakter yang membedakannya dengan laporan yang lebih
formal. Penyusunan suatu draft laporan mencakup berbagai keputusan seperti
panjang, gaya, format, dan pengorganisasian laporan.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan
latar belakang diatas maka didapatkan beberapa rumusan masalah antara lain:
1)
Apakah pengertian dan jenis laporan
bisnis?
2)
Apa yang menjadi bagian pokok dalam
laporan bisnis?
3)
Bagaimana pengorganisasian isi dalam
laporan bisnis?
4)
Bagaimana penulisan laporan singkat?
5)
Bagaimana membuat laporan bisnis yang
baik?
1.3 Tujuan
Paper ini
bertujuan untuk:
1) Memberikan
penjelasan mengenai pengertian dan jenis laporan bisnis.
2) Memberikan
penjelasan mengenai bagian pokok dalam laporan bisnis.
3) Memberikan
penjelasan mengenai pengorganisasian isi dalam laporan bisnis.
4) Memberikan
penjelasan mengenai penulisan laporan singkat.
5) Memberikan
penjelasan mengenai pembuatan laporan bisnis yang baik.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian dan Jenis Laporan Bisnis
Laporan
bisnis adalah suatu laporan yang memiliki sifat netral, tidak memihak, memiliki
tujuan yang jelas dan berisi rencana penyajian fakta kepada seseorang atau
lebih untuk tujuan bisnis tertentu.
Menurut Herta
A. Murphy Laporan Bisnis adalah suatu laporan yang memiliki sifat
netral, tidak memihak, memiliki tujuan yang jelas, dan berisi rencana penyajian
fakta kepada seorang atau lebih untuk tujuan bisnis tertentu.
Menurut Himstreet Laporan
Bisnis adalah suatu pesan-pesan objektif yang disusun secara teratur dan
digunakan untuk menyampaikan informasi dari suatu bagian organisasional atau
dari satu institusi atau lembaga kelembaga yang lain guna membantu pengambilan
keputusan atau pemecahan masalah.
Laporan bisnis dapat digolongkan ke dalam jenis sebagai
berikut:
1)
Menurut fungsinya
·
Laporan
informasional adalah laporan yang member informasi, menyajikan fakta-fakta tanpa
melakukan analisis, tanpa kesimpulan, dan tanpa memberikan
rekomendasi.
·
Laporan
Analisis adalah laporan yang menyajikan fakta, menganalisis dan
menginterprestasikan, kemudian menyimpulkan dan memberi rekomendasi.
Contoh:
Laporan Kemajuan Pekerjaan, Rekomendasi dan proposal.
2)
Menurut subyeknya
·
Suatu
laporan dapat dibedakan menurut departemen mana suatu laporan itu
diperoleh.
Contoh: Laporan
Akuntansi, Personalia, Produksi dan sebagainya.
3)
Menurut Formalitasnya
·
Laporan
dapat dibedakan atas dasar apakah bersifat formal atau non-formal. Menurut
Frekuensinya. Suatu laporan dapat dibedakan atas dasar apakah secara berkala
atau khusus.
·
Laporan
menurut keasliannya, terdiri dari: laporan otoritas, laporan sukarela, laporan
swasta, dan laporan public.
4)
Menurut keasliannya
·
Laporan
Otoritas : laporan yang dibuat atas dasar permintaan atau kuasa dari orang
lain.
·
Laporan
sukarela : inisiatif dari pembuat laporan itu sendiri.
·
Laporan
swasta : laporan yang dibuat oleh organisasi atau perusahaan swasta.
·
Laporan
public : disusun oleh lembaga pemerintah atau lembaga yang dibiayai Negara.
5)
Menurut frekuensinya
·
Terdiri
dari laporan berkala yaitu laporan yang disusun harian, mingguan, bulanan,
semesteran, tahunan.contoh: laporan penjualan
·
Laporan
Khusus : laporan atas kejadian yang unik(khusus) seperti laporan mengenai
krisis dalam perusahaan.
6)
Menurut jenisnya
·
Suatu
laporan dipengaruhi oleh formalitas dan panjangnya laporan. Laporan infomal
meliputi laporan memorandum, laporan surat, dan laporan cetak. laporan formal
sering disebut dengan laporan panjang.
·
Laporan
surat merupakan suatu laporan yang menggunakan format surat dengan kepala
surat. Laporan dalam bentuk cetakan mempunyai judul yang sudah tercetak,
instruksi, baris-baris kosong. Laporan formal biasanya lebih panjang daripada
laporan informal.
7)
Menurut Kegiatan Projek
·
Dalam
melakukan suatu proyek, terdapat tiga jenis laporan, yaitu laporan pendahuluan,
laporan perkembangan, dan laporan akhir.
8)
Menurut pelaksanaan Pertemuan
·
Agenda
: suatu dokumen yang ditulis sebelum pertemuan berlangsung, dan biasanya
terdiri atas jadwal pelaksanaan dan topic yang akan dibahas dalam pertemuan
sehingga akan membantu peserta dalam persiapan.
·
Resolusi
merupakan laporan singkat secara formal berisi hasil consensus suatu pertemuan.
·
Notulen
adalah laporan resmi dalam suatu pertemuan yang telah berlangsung yang mencakup
semua hal yang terjadi dalam suatu pertemuan. Mencakup pembahasan yang lebih
luas dan berisi hasil pertemuan atau konferensi penting.
2.2 Bagian
Pokok Dalam Laporan Bisnis
1)
Pendahuluan
Dalam
bagian pendahuluan ada 11 (sebelas) hal yang perlu dipertimbangkan, yakni:
a. Pemberi Kuasa, adalah
individu/organisasi yang meminta laporan
b. Tata-letak, menginformasikan kepada
pembaca tentang apa saja yang akan dibahas dalam laporan bisnis
c. Masalah, biasanya diformulasikan di
awal pendahuluan sebelum maksud atau tujuan laporan bisnis dinyatakan
d. Maksud, merupakan poin penting dalam
laporan bisnis
e. Ruang Lingkup, berhubungan dengan
luas cakupan atau batas suatu pokok bahasan dalam sebuah laporan bisnis
f. Metodologi, mengacu pada metode
pengumpulan informasi
g. Sumber-sumber, mencakup berbagai
sumber yang kita gunakan dalam penyusunan laporan bisnis, baik sumber tertulis
maupun sumber lisan
h. Latar Belakang, jika pembaca
dianggap perlu mengetahui informasi yang ada dalam laporan bisnis itu maka
latar belakang harus disampaikan.
i. Definisi Istilah, jika kita
menggunakan istilah yang memiliki beberapa penafsiran maka kita harus
menjelaskan kepada pembaca definisi yang kita maksudkan.
j. Keterbatasan, adalah keterbatasan
dalam hal dana, waktu, ataupun data yang tersedia.
Untuk
laporan singkat, beberapa unsur tersebut dapat digabungkan menjadi satu atau
dua paragraf dengan ataupun tanpa judul “Pendahuluan”. Bahkan dalam laporan
berkala, judul pendahuluan dapat dihilangkan bila isi setiap periode sama dan
pembaca telah mengetahuinya.
2)
Isi
Laporan
Bagian
terpanjang dari suatu laporan bisnis adalah isi laporan. Dalam bagian ini, kita
membahas dan mengembangkan hal-hal yang penting secara rinci. Di samping itu,
bagian ini dapat membantu kita mencapai maksud penulisan laporan bisnis.
Penulisan laporan bisnis yang baik, harus mencakup temuan fakta yang penting
dan relevan.
3)
Penutup
Bagian
penutup berfungsi untuk merangkum laporan secara menyeluruh, dan untuk laporan
analitis juga mengambil kesimpulan dan memberikan rekomendasi. Oleh karena itu,
dalam Laporan Informasional bagian penutup ini dinamakan Rangkuman, sedangkan
pada Laporan Analitis disebut Kesimpulan dan Rekomendasi.
Hal-hal
yang dipertimbangkan dalam bagian penutup adalah sebagai berikut:
1)
Rangkuman,
berisi ringkasan pembahasan secara menyeluruh. Kadangkala hanya berisi
poin-poin yang penting, kekuatan dan kelemahan, atau manfaat dan kerugian;
2)
Kesimpulan,
berisi evaluasi secara ringkas fakta-fakta yang dibahas, tanpa memasukkan
pendapat pribadi kita sebagai penulis;
3)
Rekomendasi,
menyarankan suatu program tindakan yang didasarkan pada kesimpulan yang telah
dibuat;
4)
Rencana
Tindakan, merupakan pernyataan terakhir yang mencakup waktu pelaksanaan
program, anggaran yang diperlukan, dan orang-orang yang bertanggung jawab
terhadap program/projek yang akan dilaksanakan.
2.3 Pengorganisasian
Isi Dalam Laporan Bisnis
Ada 2 (dua) cara yang dapat dipilih
untuk digunakan dalam penyusunan isi laporan bisnis, yakni cara deduksi (cara
langsung) dan cara induksi (cara tak langsung).
1) Cara deduksi atau cara langsung
berarti menyampaikan ide pokok dan rekomendasi terlebih dahulu, setelah itu
baru dijelaskan hal-hal yang rinci.
2) Cara induksi atau cara tak langsung,
berarti kita menjelaskan fakta- fakta yang ada terlebih dahulu, baru kemudian
kita memberikan ide pokok, kesimpulan, dan rekomendasi.
2.4 Penulisan
Laporan Singkat
1)
Karakteristik
Laporan Singkat
Kebanyakan laporan singkat
(short/brief report) hanya mencakup materi pendukung yang relative sedikit bagi
pencapaian komunikasi yang efektif. Laporan singkat itu sendiri dapat berbentuk
memo ataupun surat yang terdiri atas satu atau dua halaman.
Laporan singkat mencakup beberapa elemen penting dalam suatu laporan formal, antara lain:
Laporan singkat mencakup beberapa elemen penting dalam suatu laporan formal, antara lain:
· Gaya penulisan pribadi yang
menggunakan gaya penulisan orang pertama atau kedua.
· Grafik untuk lebih menekankan
tulisan.
· Judul dan sub-subjudul dalam tubuh
laporan.
· Format memo atau surat.
2)
Perencanaan
Laporan Singkat
· Penentuan Format dan Panjang Laporan
Umumnya,
dalam berbicara Anda kurang memiliki fleksibilitas terhadap format dan
panjangnya suatu laporan. Pembaca sebaiknya tahu tujuan penulis laporan
sehingga mereka dapat menentukan apa yang ingin mereka ketahui, berkaitan
dengan materi yang diajukan, dan format penyajian seperti apa yang mereka
inginkan. Berdasarkan informasi ini, penulis dapat dengan mudah memilih format
laporan diantara empat pilihan berikut ini:
a. Preprinted
Bentuk sebelum di cetak (preprinted) pada dasarnya digunakan untuk mengisi laporan yang kosong.
Bentuk sebelum di cetak (preprinted) pada dasarnya digunakan untuk mengisi laporan yang kosong.
b. Surat
Format surat dapat digunakan untuk laporan yang jumlah halamannya lima atau kurang, dan ditujukan kepada pihak luar organisasi.
Format surat dapat digunakan untuk laporan yang jumlah halamannya lima atau kurang, dan ditujukan kepada pihak luar organisasi.
c. Memo
Format yang paling umum untuk laporan singkat yang digunakan untuk kepentingan pihan intern organisasi. Memo mencakup beberapa hal berikut: tanggal, kepada, dari, dan subyek.
Format yang paling umum untuk laporan singkat yang digunakan untuk kepentingan pihan intern organisasi. Memo mencakup beberapa hal berikut: tanggal, kepada, dari, dan subyek.
d. Manuskrip
Laporan yang memiliki beberapa halaman sampai ratusan halaman memerlukan suatu pendekatan formal. Oleh karena panjangnya, format manuskrip memerlukan lebih benyak komponen lebih banyak komponen baik sebelum teks maupun setelah teks.
Laporan yang memiliki beberapa halaman sampai ratusan halaman memerlukan suatu pendekatan formal. Oleh karena panjangnya, format manuskrip memerlukan lebih benyak komponen lebih banyak komponen baik sebelum teks maupun setelah teks.
3)
Penentuan
Struktur Dasar
Ada tiga masalah yang muncul dalam menentukan
struktur dasar, yaitu:
· Informasi apa yang seharusnya
dimasukan? Apakah semua data atau ada data yang dieliminasi.
· Pendekatan psikologis apa yang
sesuai dengan pembaca tertentu? Apakah direct order atau indirect order.
· Metode apa yang akan Anda gunakan
agar materinya jelas dan meyakinkan? Menggunakan pengorganisasian suatu topic
atas dasar tingkat pentingnya, urutan, kronologis, lokasi, kategori ataukah
mengorganisasikan suatu ide menurut argument yang logis,
4)
Pengorganisasian
Laporan Singkat
· Pengorganisasian Memo dan Laporan
Informasional
Suatu
laporan informational mempunyai tujuan dasar yaitu menjelaskan sesuatu dengan
istilah yang jelas. Dalam menulis laporan informational, tidak perlu khawatir
terhadap reaksi pembaca. Informasi harus disajikan secara logis dan akurat,
sehingga pembaca akan mengerti dengan tepat apa yang dimaksud dan dapat
menggunakan informasi dalam cara yang praktis.
a. Laporan Periodic (berkala)
Laporan
periodic adalah suatu laporan internal yang menjelaskan apa yang terjadi dalam
suatu departemen atau divisi selama periode tertentu. Tujuannya adalah untuk
memberikan suatu gambaran bagaimana sesuatu dapat berjalan sehingga manajer
dapat mengikuti perkembangan dan dapat melakukan koreksi bila perlu. Kebanyakan
laporan disusun berdasarkan urutan: (1) Peninjauan atas tanggung jawab rutin;
(2) Diskusi/pembahasan proyek khusus; (3) Rencana periode yang akan datang; (4)
Analisis masalah/problem.
b. Laporan Aktifitas Personal
(Individu)
Suatu
laporan aktivitas personal berisi suatu deskripsi individual terhadap apa yang
terjadi selama suatu konverensi, konvesi, atau dalam perjalanan. Laporan ini
dimaksudkan untuk menginformasikan kepada manajemen terhadap setiap informasi
yang penting. Biasanya ditulis dengan format memo, disusun secara kronologis
atau atas dasar topic-topik yang menggambarkan minat pembaca.
· Pengorganisasian Laporan analitikal
Laporan analitikal dirancang untuk melakukan persuasi kepada
pembaca agar dapat menerima suatu kesimpulan atau rekomendasi. Umumnya ditulis
untuk memberikan tanggapan terhadap munculnya kondisi-kondisi tertentu yang terjadi
dalam suatu organisasi.
a.
Laporan
Justifikasi, adalah usulan intern yang digunakan untuk melakukan persuasi
kepada manajemen puncak untuk menyetujui suatu investasi atau proyek tertentu.
b. Usulan Bisnis Baru dan di Luar Klien, usulan
untuk pihak luar klien dimaksudkan untuk memperoleh produk, atau proyek yang
diterima oleh bisnis atau pemerintah diluar klien. Pendekatan yang digunakan
adalah pendekatan langsung, pengorganisasiannya melalui pernyataan masalah
diikuti dengan pemecahan masalah.
c. Laporan
Troubleshooting, suatu laporan troubleshooting adalah dokumen yang berorientasi
kepada keputusan yang disusun untuk kepentingan manajemen puncak.
2.5 Membuat
Laporan Bisnis Yang Baik
1)
Akurat
Hal
pertama yang perlu diperhatikan oleh seorang penulis laporan bisnis adalah
bagaimana mengatakan suatu kebenaran. Beberapa hal berikut ini akan membantu
mengatasi kemungkinan terjadinya distorsi :
· Jelaskan fakta atau peristiwa yang
terjadi secara konkret.
· Laporkan semua fakta yang relevan.
· Tempatkan fakta yang ada dalam suatu
perspektif.
· Berikan bukti-bukti terhadap kesimpulan
yang Anda buat.
· Sajikan hanya bukti yang valid dan
mendukung kesimpulan Anda.
· Jaga bias pribadi Anda dalam suatu
laporan.
2) Keputusan yang Baik
Laporan
bisnis yang dibuat tidak hanya digunakan pihak intern saja, tetapi juga pihak
ekstern organisasi. Pembaca akan merasa senang membaca suatu laporan yang
mencakup lima hal berikut :
· Adanya ide pokok pada permulaan
suatu laporan.
· Melihat fakta-fakta yang tersedia.
· Menerima uraian atau cerita secara
menyeluruh.
· Menggunakan bahasa yang mudah
dimengerti.
· Mempelajari sesuatu yang dapat
membuat pekerjaan atau tugas-tugas mereka menjadi lebih mudah.
· Format, Gaya, dan Organisasi yang
Responsif
Sebelum
menulis, Anda harus memutuskan apakah akan menggunakan format surat, memo, atau
manuskrip; apakah menggunakan gaya formal atau informal. Dalam hal ini, ajukan
diri Anda sendiri pertanyaan berikut.
a. Siapa yang berinisiatif yang membuat
laporan?
b. Apakah subyek yang akan dimasukan ke
dalam laporan?
c. Kapan suatu laporan dibuat?
d. Ke mana laporan akan dikirim?
e. Mengapa suatu laporan dibuat?
f. Bagaimana sikap pembaca?
BAB
III
KESIMPULAN
Bebagai macam bentuk laporan bisnis sangat diperlukan oleh
suatuperusahhan agar kegiatan oprasional dapat berjalan secara efektif.
Penggolongan laporan bisnis dapat digolongkan berdasarkan fungsi, subjek,
formalitas, keaslian, frekuensi, penampilan, pelaksanaan proyek, dan
pelaksanaan pertemuan. Mereka yang memerlukan berbagai macam bentuk laporan
tersebut antara lain pelatih manajemen, akuntansi, ilmuwan, eksekutif junior,
supervisor, wakil direktur atau peneliti.
Secara umum, suatu laporan mencakup tiga bagian penting,
yaitu bagian pendahuluan, teks, dan penutup. Bagian penutup mencakup antara
lain otoritas, tata letak, maslah, tujuan, ruang lingkup, metodologi, sumber,
latar belakang, definisi istilah, keterbatasan, dan pernyataan singkat atas
hasil yang telah dilakukan. Adapun bagian teks mencakup antara lain penjelasan
semua informasi penting beserta pendukungnya. Pada bagian penutup meliputi
antara lain rangkuman, kesimpulan dan rekomendasi. Cara mengorganisasikan tubuh
laporan ada 2, yaitu induktif dan deduktif . sementara cara mengoraganisasikan
teks laporan antara lain dengan menggunakan kriteria atau topik berdasarkan
urutan kejadian, urutan lokasi, menggunakn proses alphabet, dan tingkat
pentingnya.
Laporan singkat sering disebut juga dengan istilah laporan
informal. Laporan informal memiliki berbagai karakter yang membedakannya dengan
laporan yang lebih formal. Penyusunan suatu draft laporan mencakup berbagai
keputusan seperti panjang, gaya, format, dan pengorganisasian laporan. Laporan
singkat atau laporan informal sering menggunakan bentuk memo atau surat-surat,
sedangkan laporan yang lebih formal disajikan dalam bentuk manuskrip.
DAFTAR
PUSTAKA
https://siwonpieter.wordpress.com/komunikasi-bisnis-perencanaan-laporan-bisnis/
http://mabatugas.blogspot.co.id/2016/04/perencanaan-dan-penulisan-laporan-bisnis.html

Tidak ada komentar:
Posting Komentar